Kanker serviks adalah kanker paling umum kedua pada wanita di Indonesia. Kabar baiknya: kanker ini bisa dicegah dan disembuhkan bila terdeteksi sejak dini.
Apa Itu Kanker Serviks?
Kanker serviks berkembang di leher rahim, sebagian besar disebabkan oleh infeksi HPV (Human Papillomavirus) yang menetap dalam waktu lama.
Metode Skrining Kanker Serviks
IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat): pemeriksaan sederhana, murah, hasil langsung. Pap Smear: pemeriksaan sel serviks di bawah mikroskop, akurasi tinggi. HPV DNA Test: mendeteksi virus HPV penyebab kanker.
Kapan Harus Skrining?
Wanita yang sudah aktif secara seksual atau berusia 21 tahun ke atas dianjurkan skrining rutin. Pap smear setiap 3 tahun untuk usia 21-29 tahun, dan setiap 5 tahun (dengan HPV test) untuk usia 30-65 tahun.
Vaksinasi HPV
Vaksin HPV efektif mencegah 90% kanker serviks. Direkomendasikan untuk anak perempuan dan laki-laki mulai usia 9-14 tahun, tapi masih bermanfaat hingga usia 45 tahun.
Tanda dan Gejala Waspada
Pendarahan di luar siklus haid, keputihan berbau tidak normal, nyeri saat berhubungan intim, atau nyeri panggul. Segera periksa bila mengalami gejala-gejala ini.
Lakukan skrining kanker serviks di RSIA Cempaka Putih Permata. Cepat, akurat, dan nyaman.
Buat Janji Sekarang